Tinggal sepi

Sendiri

Sendiri

hujan telah lewat
dingin kian merapat
dan bayang beristirahat

tak ada kata yang siap
dijadikan pelana

pada waktu yang beku,
angin telah menghempas kalor
dari tubuh yang menggigil

tinggal bulan muram sendiri

Ciputat, 22 April 2005.

Popularity: 23% [?]

Terima kasih telah memilih situs yang anda suka di bawah untuk menyebarkan artikel ini:
  • Print this article!
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • LinkedIn
  • Live
  • MySpace
  • NewsVine
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • Twitter
  • Twitthis
  • Yahoo! Bookmarks
  • Yahoo! Buzz

Related posts:

  1. Nyanyi angin -kau dengar itu?-
  2. Puisi jam 3 pagi
  3. Amnesia… dan Corrine
  4. 11 Februari
  5. Jl. Sedap Malam
  6. Hujan dan Sepotong Roti di Warung Kopi

Kurban, Korban, Pengorbanan Absennya Refleksi dalam Karya Musik Industri Kita

No Comments

(Required)
(Required, will not be published)
CommentLuv Enabled

Comments links could be nofollow free.