<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="WordPress/2.8.4" -->
<rss version="0.92">
<channel>
	<title>Blog Ahmad Makki</title>
	<link>http://ahmadmakki.web.id</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Thu, 24 Sep 2009 15:03:24 +0000</lastBuildDate>
	<docs>http://backend.userland.com/rss092</docs>
	<language>en</language>
	
	<item>
		<title>Lebaran; hal-hal yang membuat saya kangen dengannya</title>
		<description>Pada paruh akhir bulan puasa, saya sering tertegun, entah karena iri atau mungkin tak mengerti, jika mendengar pembicaraan kawan-kawan yang mulai merencanakan mudik. Saya memang tak pernah merasakan pengalaman semacam mudik, lengkap dengan berbagai persoalannya.

Saya memang sempat mondok di daerah Gresik, Jawa Timur, ketika SD. Tapi meski waktu kepulangan saya ...</description>
		<link>http://ahmadmakki.web.id/lebaran-hal-hal-yang-membuat</link>
			</item>
	<item>
		<title>Tentang Lupa dan The Unbearable Lightness of Being-nya Milan Kundera</title>
		<description>Maaf buat para pembaca yang kebetulan mampir di halaman ini karena ingin membaca bahasan mengenai Milan Kundera atau resensi novel fenomenalnya The Unbearable Lightness of Being, karena saya tak sedang menulis itu. Ini hanya catatan pribadi pengalaman saya yang berhubungan dengannya.

Beberapa minggu lalu saya merasa berbinar-binar waktu Agus Noorbani, kawan ...</description>
		<link>http://ahmadmakki.web.id/tentang-lupa-dan-unbearable-lightness</link>
			</item>
	<item>
		<title>Tv di mata saya, setelah beberapa hari puasa</title>
		<description>Seperti biasa, televisi selalu memasang perempuan-perempuan berkerudung dan laki-laki berpakaian necis, saban kali bulan puasa tiba. Sinetron-sinetron membiasakan diri dengan istilah-istilah berbahasa Arab, kalau perlu ditambah adegan pemerannya membaca Alquran meski dengan nada sumbang dan tajwid tidak karuan.

Tapi itu memang terlanjur biasa buat kita. Setiap bulan yang sama toh kita ...</description>
		<link>http://ahmadmakki.web.id/tv-di-mata-saya-setelah-beberapa</link>
			</item>
	<item>
		<title>Masih dipusingkan dengan urusan pindah blog</title>
		<description>Perpindahan kedua blog, yakni BloggerCiputat.com dan Blog Ahmad Makki ini, sudah diumumkan sejak sekitar seminggu lalu, namun sampai sekarang saya masih juga dibikin ribet dengan hal seputar rapi-rapi kedua blog baru ini. Kesulitan ini masih ditambah dengan "bandelnya" koneksi internet yang saya gunakan akhir-akhir ini. Konsekuensinya, saya pun kembali rajin ...</description>
		<link>http://ahmadmakki.web.id/masih-dipusingkan-dengan-urusan</link>
			</item>
	<item>
		<title>Presiden kita, akhir-akhir ini</title>
		<description>

Mbah Surip, penghibur yang disukai semua orang itu, mendadak meninggal. Bisa dimengerti betapa ribetnya seluruh komponen negeri ini menanggapi kepergian kakek gimbal yang satu ini. Ia wafat tepat di saat karirnya tengah menanjak. Presiden pun langsung menggelar jumpa pers untuk menyatakan rasa belasungkawanya atas kepergian penyanyi yang tenar lewat tembang ...</description>
		<link>http://ahmadmakki.web.id/presiden-kita-akhir-akhir-ini</link>
			</item>
	<item>
		<title>Selesai pindah rumah</title>
		<description>Alhamdulillah, akhirnya saya menyelesaikan juga tugas pindah "rumah". Ya, blog saya yang lama mau tidak mau saya tinggalkan berdasarkan beberapa alasan, sebagaimana saya tulis di sana. Memang, sih, masih ada beberapa tugas lain, seperti memersonalisasi tampilan dan utak-atik hal lainnya. Namun saya pikir hal-hal tersebut bisa dilakukan sambil berjalan.

Akhirnya, saya ...</description>
		<link>http://ahmadmakki.web.id/selesai-pindah-rumah</link>
			</item>
	<item>
		<title>Tulisan Saya di Tangerang Ekspres</title>
		<description>

[caption id="" align="aligncenter" width="336" caption="Tulisan Ahmad Makki soal bom Kuningan"][/caption]
Insya Allah tulisan saya berjudul Ambiguitas Pemerintah soal Bom Kuningan akan dimuat Tangerang Ekspres pagi ini (21 Juli 2009). Demi menghormati koran tersebut saya hanya akan memasang contoh gambarnya hingga versi cetaknya telah diterbitkan.

No related posts. </description>
		<link>http://ahmadmakki.web.id/tulisan-saya-di-tangerang-ekspres</link>
			</item>
	<item>
		<title>Boleh di”lanjutkan”, asal…</title>
		<description>1.  Tidak neoliberal

2.  Tidak menjual BUMN dan aset negara lainnya

3.  Tidak menggunakan iklan menteri-menteri untuk berkampanye

4.  Tidak membiarkan tim kampanyenya berlaku rasis

5.  Tidak terlalu mudah menghutang dari negara lain

6.  Tidak sok bijaksana saat calon lainnya protes karena disulitkan keadaan

7.  Tidak menjelek-jelekkan bisnis pejabat tapi bisnis keluarganya dibiarkan

8.  Tidak membiarkan kisruh ...</description>
		<link>http://ahmadmakki.web.id/boleh-di%e2%80%9dlanjutkan%e2%80%9d-asal%e2%80%a6</link>
			</item>
	<item>
		<title>Pilpres, Boediono dan pusaran ide-ide</title>
		<description>Masuknya nama Boediono sebagai kandidat cawapres pendamping Susilo Bambang Yudhoyono pada awalnya cukup mengejutkan berbagai pihak. Sosok kalem ini lebih dikenal sebagai seorang ekonom yang tenggelam dalam dunia akademis dan masalah-masalah perekonomian bangsa ketimbang sebagai seorang politikus. Munculnya nama ini bahkan sempat mengancam koalisi yang sebelumnya telah dibangun Partai Demokrat.

Namun ...</description>
		<link>http://ahmadmakki.web.id/pilpres-boediono-dan-pusaran</link>
			</item>
	<item>
		<title>Jaipong dan Peta Keislaman di Indonesia</title>
		<description>Beberapa waktu lalu Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, melontarkan pernyataan soal budaya jaipongan yang dikaitkan dengan nilai-nilai kesopanan. Ia mengatakan bahwa budaya yang identik dengan goyangan ini mesti “dipermak ulang” agar terlihat lebih sopan.

Pernyataan ini sempat menyulut kontroversi dan tentu saja memancing penolakan, terutama dari kalangan penggiat kebudayaan. Mereka tentu ...</description>
		<link>http://ahmadmakki.web.id/jaipong-dan-peta-keislaman-di</link>
			</item>
</channel>
</rss>
