Kurban, Korban, Pengorbanan

Lonely tree

Lonely tree

Tuhan tiga kali datang dalam mimpi-mimpinya. Ibrahim takjub, tapi ia yakin bahwa Ismail, anak yang berpuluh tahun ditunggu lahirnya, anak yang baru lahir di masa tuanya, benar-benar diminta Tuhan. Maka Ibrahim berkali-kali mengasah belati dan meyakinkan hati. Sepertinya ia ingin berkompromi; mengasah belati berkali-kali agar Ismail tak perlu berlama-lama merasakan sakit, meyakinkan hati agar tak geming dari perintah Tuhannya.

Tentu saja Tuhan tahu apa artinya Ismail bagi Ibrahim, tapi justru karena itu Ia memintanya demi menguji keteguhan hati Ibrahim. Dan kemudian kita tahu ibrahim adalah – meminjam istilah Chairil Anwar- “pemeluk teguh”. Ia membaringkan Ismail di sebuah batu, menyebut nama Tuhannya sambil bergegas menetak leher Ismail.
Read more…

Popularity: 28% [?]

Lelaki berkulit gelap (bag-4)

Table of contents for Lelaki berkulit gelap

  1. Lelaki Berkulit Gelap (bag-1)
  2. Lelaki berkulit gelap (bag-2)
  3. Lelaki berkulit gelap (bag-3)
  4. Lelaki berkulit gelap (bag-4)

Lelaki berkulit gelap membungkuk sambil berpegangan pada lengan Storqowi, lalu mencoba mengatur nafasnya yang amburadul. Storqowi yang melihat lelaki berkulit gelap nampak acak-acakan, mengajak temannya ini ke tempat tinggalnya. Sampai di sana, lelaki berkulit gelap menceritakan semua kejadian yang ia alami pada Storqowi. Begitu juga mimpinya pagi tadi ia beberkan. Lama juga Storqowi berupaya berpikir keras sambil mengusap-usap janggutnya. Kerutan alisnya kelihatan lebih mencorong.

”Mengapa tak kau coba menemuinya lebih dulu untuk membuktikan mimpimu?” Tanya Storqowi pada lelaki berkulit gelap yang menunggu tanggapan sejak tadi.

”Melihatnya dalam mimpi saja aku tak sanggup!”

”Mengapa begitu kau percaya mimpimu itu?”
Read more…

Popularity: 8% [?]

Lelaki berkulit gelap (bag-3)

Table of contents for Lelaki berkulit gelap

  1. Lelaki Berkulit Gelap (bag-1)
  2. Lelaki berkulit gelap (bag-2)
  3. Lelaki berkulit gelap (bag-3)
  4. Lelaki berkulit gelap (bag-4)

Sementara itu, di kostnya, lelaki berkulit gelap duduk di depan meja yang berdempetan dengan jendela kamarnya. Kali ini sengaja ia tak membuka jendela itu, dibiarkan kamarnya gelap. Bahkan lampu yang menggantung di langit-langit dibiarkannya menganggur. Padahal biasanya ia tak pernah membiarkan kamarnya gelap begini. Bahkan pada saat tidur pun, lampu itu dibiarkannya menyala. Dalam gelap itu, kedua lengannya yang ia taruh di meja pun hampir-hampir tak terlihat. Entah karena gelap yang mengungkung di kamar, atau karena gelap yang menjadi warna kulitnya.

Sudah tiga hari ini ia mengunci pintu kamarnya dari dalam, tanpa pernah keluar untuk mandi atau makan. Hanya sesekali ia minum dari galon air yang ada di pojok kamar. Teman-temannya setetangga mengira ia tak pernah pulang. Barangkali ia tengah menghindari ibu kost yang biasanya rajin bolak-balik pada awal bulan demi menagih uang sewa kost, begitu spekulasi mereka. Kamar itu sudah terasa pengap bukan main, tapi sepertinya lelaki berkulit gelap tak peduli, dan masih tetap berniat untuk lebih lama mengunci diri. Selama itu yang dikerjakannya cuma tidur, bangun dan melamun, lalu mondar-mandir kamar sambil melamun, kemudian setelah agak lelah duduk di depan meja yang berdempetan dengan jendela kamarnya, juga untuk melamun. Adakalanya ia mengusap-usap foto kekasihnya yang tergeletak di meja, seolah-olah ia mampu melihat gambar itu dalam gelap. Lain waktu, sambil rebahan di dipan, ia dekapkan foto itu di dadanya, lalu diusap-usapkan sambil melamun.
Read more…

Popularity: 11% [?]

Lelaki berkulit gelap (bag-2)

Table of contents for Lelaki berkulit gelap

  1. Lelaki Berkulit Gelap (bag-1)
  2. Lelaki berkulit gelap (bag-2)
  3. Lelaki berkulit gelap (bag-3)
  4. Lelaki berkulit gelap (bag-4)

Seminggu sejak pertengkaran, perempuan berambut panjang mondar-mandir dengan gelisah di ruang tengah rumahnya. Selama itu ia menghabiskan waktu untuk menunggu pesawat teleponnya berdering. Barangkali kekasihnya yang berkulit gelap itu akan menghubunginya untuk menyapa lalu meminta maaf kepadanya, atau justru untuk meneruskan pertengkaran mereka sebelumnya, yang sebetulnya belum juga sampai di akhir cerita. Tak apa-apa. Ia berpikir saat ini lebih baik mereka bertengkar sampai suara mereka habis, ketimbang harus mengira-ngira menunggu waktu. Bagaimanapun marahnya ia terhadap kekasihnya itu, namun jika harus berpisah selama ini, rasanya ia tak tahan juga. Dirasakannya dadanya berdegup-degup kencang setiap kali diingat kekasihnya yang berkulit gelap itu. Kadangkala ada terpikir di kepalanya untuk menelepon kekasihnya itu terlebih dulu, namun untuk berbuat seperti itu harga dirinya terlalu tinggi.

Perempuan berambut panjang mengorek-ngorek ingatannya. Sejauh ini dalam rentang waktu hubungan mereka, kekasihnya yang berkulit gelap itu tak pernah tahan berlama-lama untuk tak berjumpa dengannya. Paling ia cuma kuat tiga hari untuk tidak bertemu. Dan itu terjadi lima bulan yang lalu, saat mereka mengalami pertengkaran yang lebih hebat dari sekarang. Biasanya kalau tiga hari sudah berselang, lelaki berkulit gelap itu tak akan peduli siapa yang sepantasnya minta maaf lebih dulu, karena ia telah lebih dulu kebelet kangen.
Read more…

Popularity: 14% [?]

Lelaki Berkulit Gelap (bag-1)

Table of contents for Lelaki berkulit gelap

  1. Lelaki Berkulit Gelap (bag-1)
  2. Lelaki berkulit gelap (bag-2)
  3. Lelaki berkulit gelap (bag-3)
  4. Lelaki berkulit gelap (bag-4)

Segera saja perempuan berambut panjang bangun dari kursi dan melangkah keluar dari ruangan yang tak seberapa luas itu. Ditebal-tebalkan kupingnya agar tak mendengar suara apa pun yang keluar dari mulut lelaki berkulit gelap yang tadi masih duduk bersamanya. Tapi sepertinya lelaki itu memang tak bersuara apa-apa.

Perempuan berambut panjang tengah memakai sepatu ketika wajah dan sebagian tubuh lelaki berkulit gelap nongol di ambang pintu sambil bersender, dan kemudian melihat kepadanya. Tapi segera ia pasang tampang tak peduli, dengan pulasan kejengkelan yang berkerut di antara kedua alis.

Sementara lelaki berkulit gelap dengan wajah membesi, memandang perempuan berambut panjang sambil sesekali menghisap sebatang rokok yang terselip di sela-sela jemari tangan kirinya. Asap membuncah dan menghalangi wajahnya ketika perempuan berambut panjang sekilas melirik dan langsung berbalik dengan gerakan yang canggung, untuk kemudian pergi menjauh dan lenyap ditelan tikungan gang.
Read more…

Popularity: 15% [?]